Puasa adalah ibadah khusus yang hanya milik Allah. Dalam sebuah hadits
qudsi dijelaskan, “Semua amal perbuatan bani (anak cucu) Adam adalah
kepunyaan mereka sendiri, kecuali puasa. Puasa itu kepunyaanKu, dan Aku
yang akan memberikan balasan.”
Perjuangan seseorang yang berpuasa, memang berat. Ia tidak hanya menjaga diri dari makan, minum, dan hasrat seksual. Tetapi juga menahan diri dari ucapan-ucapan tak senonoh, mengendalikan diri untuk menghancurkan ego. Perjuangan inilah yang mendapatkan kemuliaan di mata Allah.
Meskipun bau mulut orang yang berpuasa disukai Allah, bukan berarti kita lantas mengumbar kalimat di depan umum. Tetap saja, sesuai dengan hakikat puasa, yaitu menahan diri dari segala sesuatu, kita pun diminta untuk mengeluarkan kalimat seperlunya saja, kalimat-kalimat yang baik, dan bukan ucapan yang menusuk hati, ucapan asal bicara, dan seterusnya.
Berkaitan dengan cara mengatasi bau mulut, ada beberapa tips.
- Meminum air dalam jumlah yang banyak saat sahur. Usahakan sekitar 2-3 gelas
- Mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Sebagai contoh apel, wortel, atau bengkoang
- Menghindari menyantap makanan yang berbau menyengat seperti petai, durian, atau bawang
- Rutin menyikat gigi setelah berbuka, sebelum tidur, dan setelah makan sahur
- Mengonsumsi jenis buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk dan melon
Sumber : http://sidomi.com/113327/marhaban-ya-ramadhan-cara-mengatasi-bau-mulut-saat-puasa/


0 comments:
Post a Comment