News Update :

Tentara Bunuh 11 Pengungsi, 723 Terluka

Wednesday, November 10, 2010




Serangan Maroko untuk membersihkan sebuah kamp pengungsi di Sahara Barat telah menyebabkan 11 pengungsi tewas dan lebih dari 700 orang terluka, sementara 159 orang yang lain hilang.

"Penduduk kota Laayoune yang heroik telah menguburkan orang-orang yang tewas, yang jumlahnya telah meningkat hingga sekarang menjadi 11 orang," demikian pernyataan gerakan kemerdekaan Sahara Barat, Front Polisario.

Disebutkan, korban luka sekitar 723 orang, belum termasuk yang hilang sekitar 159 orang. Polisario juga menyatakan, pasukan Maroko telah "merampok ratusan rumah dan toko serta menghancurkan sejumlah mobil milik orang Sahrawi ".

Pemerintah Maroko telah mengumumkan enam kematian pada pihak mereka setelah bentrokan Senin. Perkiraan korban itu memperbarui jumlah korban sebelumnya, yakni satu orang tewas dan "ratusan" orang lainnya luka-luka.

Bentrokan mematikan itu meletus ketika pasukan Maroko menghentikan sebuah kamp yang menampung ribuan pengungsi di kota penting Laayoune di Sahara Barat yang tekah memprotes selama beberapa bulan untu meminta kendisi kehidupan yang lebih baik.

Kekerasan itu bertepatan dengan pembukaan pembicaraan perdamaian yang diperantarai oleh PBB mengenai masa depan wilayah yang diperselisihkan itu.

Sahara Barat dicaplok oleh Maroko setelah para pemukim Spanyol mundur dari wilayah itu pada 1975. Tapi Front Polisario melawan kehadiran Maroko hingga PBB memerantarai gencatan senjata pada 1991.

Front Polisario menginginkan referendum untuk memutuskan nasib mereka sendiri yang diorganisir oleh PBB. Maroko sejauh ini menolak setiap usulan yang melebihi otonomi lebih besar.


Sumber : Kompas

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Ketahuilah 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.