
Meski hanya butuh waktu 20 detik, cuci tangan pakai sabun bisa memberikan manfaat begitu besar. Pada anak usia 15 tahun ke bawah, kebiasaan ini dapat mencegah penyakit diare hingga 53 persen.
Hal itu disampaikan Sigit Sulistyo, Spesialis Nutrisi dan Kesehatan Ibu & Anak World Vision Indonesia dalam siaran pers yang diterima detikHealth, Jumat (15/10/2010).
"Sangat disayangkan bahwa jutaan anak Indonesia tidak dapat melangsungkan hidupnya melampaui usia lima tahun karena berbagai sebab yang sebenarnya dapat dicegah. Antara lain dengan meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Sigit menyayangkan perilaku cuci tangan masih terkendala keterbatasan akses air bersih. Berdasarkan data Riskesdas 2007, baru 57,7 persen masyarakat Indonesia yang dapat mengakses sumber air yang layak minum.
Oleh karena itu World Vision Indonesia berkomitmen untuk menyelamatkan anak bangsa dengan terus menerus mensosialisasikan perilaku cuci tangan pakai sabun. Sosialisasi dilakukan melalui kegiatan-kegiatan promosi kebersihan dan sanitasi di beberapa wilayah di Indonesia.
Di antaranya berupa pelatihan dan implementasi sistem penampungan air hujan untuk sekolah-sekolah di Sumba Barat dan Nias, serta pembangunan Jaringan Distribusi Air Bersih di Program Pengembangan Wilayah Flores Timur, Sikka dan Nias.
Sebelumnya, World Vision juga pernah melakukan promosi kesehatan melalui Lokakarya Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Lumajang, Jawa Timur pada 12-16 Juli 2010.
Rangkaian kegiatan yang berkelanjutan tersebut sejalan dengan kampanye kesehatan anak Child Health Now yang diinisiasi di 100 negara termasuk Indonesia. Kampanye yang telah diikuti jutaan orang di seluruh dunia ini bertujuan untuk memangkas angka kematian ibu dan anak.
Sumber : http://www.detikhealth.com/read/2010/10/15/182554/1466324/763/cuci-tangan-pakai-sabun-cegah-diare-pada-53-persen-anak?881104755


0 comments:
Post a Comment